Kamis, 03 Juli 2014

OUTBOUND PERUSAHAAN PT MEGA PERSADA INDONESIA DI PUNCAK




Sekarang kegiatan perusahaan setiap tahunnya tidak jauh dari kegiatan outbound, sebuah kegiatan outbound yang memberikan rasa refreshing juga memberikan kebersamaan antar karyawan serta hubungan yang baik perusahaan dengan karyawannya.
PT Mega Persada Indonesia salah satu perusahaan yang rutin melakukan kegiatan outbound di puncak untuk para karyawannya, dampak yang positif dan bermanfaat tentunya untuk para peserta.
Banyak kegiatan untuk outbound tapi Outbound di puncak dipilih bukan saja karena panorama alam yang indah tapi juga tidak jauh dari Jakarta.
Outbound team building adalah program yang selalu menjadi pilihan oleh PT Mega Persada Indonesia dalam durasi 2 hari 1 malam kegiatannya.
Outbound leaders sebagai Event Organizer kegiatannya sangat berterima kasih atas kepercayaannya dalam memberikan program kegiatan outbound perusahaaan di puncak.
Semoga perusahaan - perusahaan yang lain juga tertarik dan memberikan kegiatan outbound kepada outbound leaders.

LDK GEREJA GBKP RUNGGUN BEKASI OUTBOUND DI BOGOR





LDK Gereja adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh anak - anak muda di lingkungan gereja untuk menciptakan generasi muda yang bisa tampil sebagai pemimpin masa depan.
Hal ini menjadikan gereja GBKP Runggun Bekasi memberikan kesempatan  bagi anak - anak muda untuk mengikuti LDK gereja dan outbound di bogor.
Outbound leaders yang selama ini diberikan kepercayaan dalam kegiatan LDK Gereja dan outbound di bogor setiap tahunnya tentunya akan memberikan program kegiatan yang bermanfaat.
Kegiatan yang berdurasi 2 hari 1 malam bukanlah waktu yang sedikit untuk sebuah program LDK gereja, banyak program - program yang disesuaikan dengan kebutuhan gereja agar LDK gereja ini ini benar - benar dirasakan bermanfaat oleh seluruh peserta.
Outbound di bogor dipilih karena alam yang sejuk dan indah serta fasilitas sarana prasarana yang lengkap ditunjang dengan para trainer atau fasilitator yang profesional dalam menjalankan program outbound.
Untuk gereja - gereja yang menginginkan program yang lain, kami outbound leaders siap memberikan pelayanan baik.

Senin, 19 Mei 2014

OUTBOUND CHARACTER BUILDING PERUSAHAAN - OUTBOUND DI BOGOR MAUPUN OUTBOUND DI PUNCAK


Banyak kebutuhan perusahaan untuk kegiatan outbound perusahaan dengan berbagai macam program outbound, seringnya kegiatan outbound di bogor dan outbound di puncak untuk outbound perusahaan tentunya harus tepat untuk memilih program outbound yang sesuai kebutuhan perusahaan saat ini. untuk hal ini kami outbound leaders coba menjelaskan salah satu program outbound yang sering dilakukan dalam kegiatan outbound.

OUTBOUND CHARACTER BUILDING

Bicara tentang program outbound character building kedengarannya sangat bermakna. Outbound character building ini sering kali diucapkan praktisi outbound. Akan tetapi, hal tersebut sepertinya banyak perusahaan yang belum mengetahui pentingnya untuk pengembangan karyawan. Bahkan,  outbound character building sudah makin terdengar manfaatnnya.
Sudah saatnya outbound character building perusahaan. Mengapa demikian? Sebab outbound character building adalah sangat signifikan untuk saat ini untuk memperbaiki kondisi perusahaan yang kian menurun atau hendak menaikkan. 

Siapa saja yang bertanggung jawab terhadap character building ? Tugas ini tidak hanya dibebankan kepada perusahaan, tapi setiap karyawan yang memiliki tanggung jawab akan hal itu. Bahkan, character building di lingkungan kerja adalah sangat vital dan menentukan serta menjadi tolok-ukur keberhasilan sebuah pelatihan.
Menurut praktisi outbound character building dapat dilakukan melalui tiga tahap, yaitu:
a.  Personal Character Building
Pembangunan karakter ini bersifat individu, yaitu berbagai nilai dan perilaku yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang dan menjadi ciri khas kepribadiannya. Elemen-elemen karakter individu ini meliputi:
1. Keimanan/keyakinan
      2.  Kejujuran  
      3. Kerja Keras
      4.Kemandirian  

b. Community Character Building
Kita hidup dalam lingkungan kerja yang heterogen. Berbeda agama, suku bangsa, bahasa, adat-istiadat, budaya, pendidikan, sejarah dan sebagainya. Agar tujuan bisa berjalan dengan baik dan rukun, maka setiap pribadi atau antar bagian harus memiliki karakter sebagai berikut:
-  Saling Menghormati dan Menghargai
Inilah karakter penting yang harus ditumbuhkembangkan karyawan yang plural. Timbulnya berbagai konflik dan gesekan biasanya berakar dari tiadanya sikap saling hormat-menghormati dan menghargai antar pribadi atau bagian yang ada. Hindari juga sikap fanatisme bagian, merasa paling baik, merasa lebih tinggi dari yang lain, merasa dominan dan berbagai sikap lainnya yang bisa memicu pertentangan.
-  Sikap Toleransi
Ini juga termasuk karakter yang mulai pudar dalam lingkungan kerja. Sebagian dari kita tidak menyadari bahwa kita bekerja yang majemuk. Masing-masing pribadi dan bagian tentu memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai karyawan. Kita tidak boleh memaksakan keinginan dan kehendak kita kepada karyawan lainnya.
Saling Bekerjasama dan Tolong-Menolong
Untuk mencapai tujuan bersama, diperlukan kerjasama dan tolong-menolong antar karyawan atau bagian yang ada. Kita tidak mungkin meraih kesejahteraan dan kemakmuran jika harus berjalan sendiri-sendiri.
Jika ketiga karakter bisa terlaksana dengan baik, maka akan terwujud sebuah tujuan.

Outbound character building juga bisa diterapkan untuk outbound sekolah di bogor, outbound sekolah di puncak atau outbound gereja di bogor serta outbound gereja di puncak



Senin, 12 Mei 2014

CARI OUTBOUND PERUSAHAAN DI BOGOR - TEMPAT OUTBOUND DI PUNCAK MURAH

Cari tempat outbound di bogor ataupun outbound di puncak tentunya menjadi pilihan perusahaan untuk melakukan outbound perusahaan.
Inilah yang jadi pertimbangan yang sangat penting kenapa perlu dan pentingnya outbound perusahaan. walaupun outbound itu tidak harus melakukan outbound di bogor atau outbound di puncak
Outbound perusahaan berhubungan erat terhadap hasil pekerjaan karyawan. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah penilaian untuk mengukur kinerja karyawan dan outbound perusahaan dilaksanakan setelah ada hasil dari penilaian tersebut. Outbound perusahaan dilakukan dengan tujuan agar para karyawan memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan sesuai dengan tujuan perusahaan
Outbound perusahaan yang tepat, dapat memberikan efek yang baik kepada karyawan sehingga karyawan dapat mengembangkan diri dan mampu memahami beberapa hal terkait pekerjaannya, antara lain:
a. Karyawan memahami seluk beluk pelaksanaan pekerjaan lebih mendalam.
b. Kayawan dapat memahami perkembangan perusahaan.
c. Kayawan dapat memahami sasaran yang akan dicapai perusahaan.
d. Karyawan mengerti akan perlunya kerjasama dalam melaksanakan pekerjaan.
e. Karyawan dapat mudah memahami Informasi yang disampaikan perusahaan.
f.  Karyawan dapat memahami setiap kesulitan-kesulitan yang dihadapi perusahaan.
g. Karyawan mampu melakukan hubungan-hubungan dengan lingkungan.
h. Karyawan mampu memahami kebijaksanaan dan peraturan yang berlaku dalam perusahaan.
i.  Karyawan mampu memahami sistem dan prosedur yang digunakan dalam pelaksanaan tugas perusahaan.
j.  Karyawan mampu memahami dan menerapkan perilaku yang mendukung dan dituntut perusahaan.

Hasil Outbound Perusahaan

Bila karyawan yang telah diberikan outbound perusahaan yang tepat akan memiliki keterampilan yang lebih baik, berikut adalah ciri-ciri karyawan yang telah memiliki keterampilan dengan baik:
  1. Tahu dan mengerti apa yang harus dikerjakan.
  2. Mempunyai gerak kerja yang cepat dan tepat.
  3. Jarang sekali melakukan kesalahan dan kekeliruan dalam bekerja.
  4. Sudah mempunyai kiat-kiat tertentu dalam melaksanakan pekerjaan.
  5. Produktivitas kerja meningkat dari biasanya.

Dampak Apabila Perusahaan Tidak Memberikan Outbound perusahaan

Apabila outbound perusahaan tidak dilakukan dalam suatu perusahaan, maka akan terlihat pada gejala-gejala sebagai berikut:
  1. Sering berbuat kesalahan dalam melaksanakan pekerjaan.
  2. Tidak pernah berhasil memenuhi standard kerja seperti yang harapkan.
  3. Mempunyai pola pikir yang sempit dan picik.
  4. Tidak mampu menggunakan peralatan yang lebih canggih dalam bekerja.
  5. Produktivitas kerja tidak pernah meningkat.
  6. Kesinambungan perusahaan tidak bisa dijamin.
  7. Rasa kepedulian karyawan yang rendah terhadap perusahaan.
  8. Perusahaan tidak akan mampu bersaing dengan perusahaan lain.
  9. Perusahaan selalu ketinggalan dalam memberikan pelayanan yang baik

Manfaat Outbound Perusahaan
Manfaat kegiatan outbound perusahaan, sebagai berikut :
  1. Perusahaan akan berkemampuan menyesuaikan diri dengan kebutuhan sekarang.
  2. Perusahaan akan mempunyai SDM yang selalu tampil meyakinkan dalam melaksanakan pekerjaan.
  3. Perusahaan akan mampu menjawab tantangan    perkembangan keadaan masa depan.
  4. Perusahaan dapat meningkatkan prestasi   karyawan secar individual maupun kelompok
  5. Mekanisme  perusahaan   lebih fleksibel dan tidak kaku dalam menggunakan teknologi baru.
  6. Perusahaan dapat mempersiapkan karyawan-karyawan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.
Pentingnya Outbound perusahaan Bagi Perusahaan
Program outbound perusahaan bagi karyawan memiliki arti penting antara lain sebagai berikut:
  1. Karyawan yang menduduki suatu jabatan tertentu dalam organisasi, belum tentu mempunyai kemampuan  yang sesuai  dengan persyaratan yang diperlukan dalam jabatan tersebut. Hal ini terjadi karena sering seseorang menduduki jabatan tertentu bukan karena kemampuannya, melainkan karena tersedianya formasi. Oleh sebab itu karyawan atau staf baru ini perlu penambahan kemampuan yang mereka perlukan.
  2. Dengan adanya kemajuan ilmu dan teknologi, jelas akan mempengaruhi suatu organisasi atau instansi. Oleh sebab itu jabatan-jabatan yang dulu belum diperlukan, sekarang diperlukan. Kemampuan orang yang akan menempati jabatan tersebut kadang-kadang tidak ada. Dengan demikian maka diperlukan penambahan atau peningkatan kemampuan yang diperlukan oleh jabatan tersebut.
  3. Promosi dalam suatu organisasi adalah suatu keharusan apabila organisasi itu mau berkembang. Pentingnya promosi bagi seseorang adalah sebagai salah satu ”reward dan insentive” (ganjaran dan perangsang).
  4. Di dalam masa pembangunan ini organisasi atau instansi, baik pemerintah maupun swasta merasa terpanggil untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bagi para karyawannya agar diperoleh efektivitas dan efisiensi kerja sesuai dengan masa pembangunan.

Senin, 28 April 2014

OUTBOUND DI BOGOR METLAND - PT FAJAR PUTERA SEJATI METROPOLITAN LAND CIBITUNG





Sebuah perusahaan dibidang properti perumahan tentunya mengharapkna karyawan mempunyai daya tahan dan pelayanan dalam pekerjaannya, agar target dan tujuan perusahaan agar tercapai.
Masyarakat umum yang membutuhlkan perumahan sangat banyak tentunya mencari perumahan yang murah dan terjangkau, bagaimana para perusahaan properti perumahan bersaing untuk bisa menjual sebanyak mungkin hunian perumahan.
Masyarakat banyak cari rumah perumahan tergantung lokasi yang diinginkan, seperti perumahan di cibitung, perumahan di puncak, perumahaan di cibubur, perumahan di bekasi, perumahan di sentul city, perumahan di bogor, perumahan di BSD serpong, perumahan lippo karawaci, perumahan alam sutera, perumahan di kelapa gading, perumahan di pondok indah dan lain - lainnya.
Banyak agen - agen properti perumahan seperti  PT Fajar Putera Sejati salah satu perusahaan yang bergerak dibidang properti perumahaan meberikan kegiatan outbound di bogor untuk seluruh karyawan, agar terciptanya sebuah team yang kuat dan mempunyai daya tahan yang tinggi. Karena apabila karyawan tidak mempunyai team yang kuat dan daya tahan yang tinggi akan membuat karyawan mudah menyerah yang berakibat target karyawan tidak tercapai.
Outbound di bogor yang berdurasi 2 hari 1 malam ini diisi dengan acara - acara yang menarik dan bermanfaat agar dapat bisa dirasakan oleh seluruh karyawan.
Kekompakan dan kebersamaan selama kegiatan outbound bisa dilihat sangat terasa oleh seluruh karyawan, game tantangan outbound dilakukan tanpa ada rasa menyerah tentunya ini yang diharapkan perusahaan agar karyawan tahan banding dalam proses pekerjaannya.
Tanpa takut terhadap pesaing atau kompetitor adalah kunci karyawan yang selalu siap dalam pekerjaannya, apapun masalahnya akan saling berbagi agar bisa terselesaikan dengan baik.
Akhir acara seluruh peserta sangat puas dan menganggap kegiatan outbound bogor ini sangat penting dan berkesan, tidak terasa rasa lelah dan membosankan.
Ucapan terima kasih utuk metropolitan land PT Fajar Putera Sejati atas kepercayaannya kepada Outbound Leaders untuk acara outbound di bogor.








Senin, 21 April 2014

OUTBOUND PERUSAHAAN DINAMIKA PERUSAHAAN DENGAN HAK REKREASI KARYAWAN

Dinamika perusahaan dengan karyawan selalu ada baik itu perusahaan besar menengah atau kecil seperti Kementerian, perusahaan Bakrie Group, Telkom, PLN, PGN, Pertamina, Garuda Indonesia, Lion Air, Indosat, Telkomsel, XL, Toyota, Mitsubishi, Daithatshu, Honda, Yamaha, Suzuki, Kompas, Tempo, MNC Group, Asuransi, Rumah Sakit dan lain lain.
Kenapa Rekreasi dan outbound perusahaan itu perlu dan penting baik itu outbound di bogor ataupun outbound di puncak dengan paket harga atau promosi harga bermacam - macam sesuai kebutuhan. inilah yang jadi pertimbangan dalam hubungan perusahaan dan karyawan :
Sebuah perusahaan dalam perjalanan bisnisnya akan sering menghadapi tekanan. Berbagai tekanan yang datang bukan hanya berasal dari eksternal perusahaan, tidak jarang tekanan malah justru banyak ditimbulkan oleh faktor internal perusahaan.
Sebenarnya, tekanan yang datang baik dari internal maupun eksternal, tidak selalu menghambat perusahaan untuk maju dan berkembang. Seringkali faktor-faktor tadi malahan memberi kesempatan kepada perusahaan untuk menjadi lebih besar. Anda ingat perumpamaan “Makin besar ombak yang dihadapi pelaut, maka akan semakin ulung si pelaut tersebut“. Sekarang adalah tinggal bagaimana perusahaan menyikapi tekanan sebagai sebuah sarana untuk terus menerus mengkoreksi diri dan memperbaiki segala sesuatu secara berkesinambungan.
Tekanan dari internal ataupun eksternal perusahaan sebenarnya dapat dihadapi bila perusahaan sebisa mungkin selalu menciptakan dan menjaga hubungan baik melalui komunikasi “bebas hambatan” dengan kedua belah pihak tadi. Pembicaraan kali ini kita fokuskan pada bagaimana menciptakan dan menjaga hubungan baik antara perusahaan, dengan para karyawannya.
Mengapa karyawan penting? Karyawan merupakan aset penting yang dimiliki perusahaan. Sekalipun tidak mempunyai pengaruh besar dalam proses pengambilan keputusan, karyawan adalah aset yang paling banyak kuantitasnya dalam perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus dapat mengetahui dan memahami benar apa yang menjadi hak-hak karyawan. Selain komunikasi yang lancar antara perusahaan dengan karyawan, perhatian yang diberikan perusahaan kepada hak-hak karyawan, dapat menjaga hubungan baik perusahaan dengan karyawan. Kelompok karyawan yang mendapat perhatian yang baik, besar kemungkinan dapat membantu perusahaan mengatasi hal-hal yang tidak terduga, seperti kebakaran, pencurian, kebanjiran, kerusakan mesin, dll.
Sebaliknya karyawan yang merasa tidak diperhatikan atau merasa tidak mendapat simpati dari perusahaan akan dapat merugikan perusahaan. Kedudukan struktural yang lemah, biasanya membuat para karyawan membentuk sebuah kelompok/paguyuban informal yang fungsinya adalah membela kepentingan para karyawan. Kelompok inilah yang umumnya menjadi penggerak karyawan dalam melakukan gerakan protes atau yang sejenis lainnya. Karyawan yang bersatu dan merasa hak-hak mereka tidak mendapat perhatian dari Top Management biasanya akan menjadi sangat sensitif. Para karyawan yang tidak puas terhadap keputusan / kebijakan perusahaan dapat melakukan tindakan-tindakan yang merugikan perusahaan, misalnya pemogokan masal.
Karyawan yang tidak mendapat simpati dari perusahaan dan melakukan protes, biasanya mendapat simpati besar dari masyarakat. Hal ini dapat memperburuk citra perusahaan yang berakhir pada hilangnya kepercayaan masyarakat (atau lebih tepatnya konsumen) kepada perusahaan. Bila krisis kepercayaan sudah terjadi, maka sudah dapat dipastikan bahwa perusahaan sedang mengalami kemunduran.
Perhatian masyarakat dan kebijakan pemerintah untuk industri sangat berpengaruh terhadap pembuatan kebijakan atau peraturan dalam perusahaan, khususnya dalam hal tenaga kerja. Masalah ketenagakerjaan selalu menjadi masalah utama yang harus cepat ditangani oleh para pemilik perusahaan dan Top Management.
Kita semua, baik pengusaha, karyawan, masyarakat umum, maupun pemerintah sangat mendambakan hubungan industrial yang baik. Hanya dengan hubungan industri yang baik maka akan tercipta kondisi yang kondusif bagi pembangunan industri yang kuat dan sekaligus perekonomian nasional yang handal. Hubungan industri yang baik adalah hubungan yang menggambarkan partnership dan introspeksi, partner in production, partner in profit, dan partner in responsibility.
Sebagai perusahaan yang baik, dalam menentukan kebijakan/aturan hendaknya hak-hak karyawan diikutsertakan sebagai bahan pertimbangan, misalnya UMR, masalah kesehatan dan keamanan kerja, jaminan kemerdekaan bagi karyawan untuk berserikat, jaminan perusahaan bahwa mereka tidak akan melakukan diskriminasi dalam hal ras, agama, suku, jenis kelamin, dll, jaminan bahwa perusahaan tidak akan melakukan tindak kekerasan baik fisik maupun mental dalam kegiatan bekerja, jam kerja yang sesuai, kompensasi, dan sebagainya.
Bila perusahaan telah dapat melindungi dan memenuhi hak-hak karyawannya, sudah barang tentu loyalitas karyawan akan meningkat sehingga diharapkan kinerja karyawan pun meningkat. Namun toh kepercayaan karyawan saja belum cukup untuk meningkatkan citra positif perusahaan. Perusahaan tetap memerlukan kepercayaan dari pihak luar seperti masyarakat, pemerintah, pers, dll, dan biasanya pihak luar perlu bukti nyata bahwa perusahaan telah menjalankan kewajibannya.
Untuk itu perusahaan memerlukan sebuah sistem manajemen yang dapat membantu perusahaan melaksanakan fungsinya sebagai perusahaan yang baik dan memperhatikan hak-hak karyawan sebagaimana mestinya sekaligus membuktikannya kepada pihak luar.

Rabu, 16 April 2014

PENTINGNYA KEBUTUHAN OUTBOUND PERUSAHAAN TERHADAP KARYAWAN




Pentingya kegiatan karyawan sepertinya outbound, outing maupun pelatihan tidak bisa ditawar lagi, karena dampaknya bisa dirasakan sangat baik dan bermanfaat oleh karyawan dan perusahaan.
Untuk lebih jelasnya OUTBOUND LEADERS akan menjelaskan seperti uraian dibawah ini :

OUTBOUND LEADERS selalu mengatakan, apakah aset yang paling berharga dalam sebuah perusahaan? Salah satu jawaban yang tepat adalah sumber daya manusia (SDM) yang andal yakni karyawan. Keberhasilan suatu bisnis tidak akan tercapai tanpa partisipasi dari karyawan yang menjalankan bisnis tersebut. Oleh karena besarnya peran karyawan dalam sebuah perusahaan sebagai penggerak utama dari sumber daya lain, perusahaan harus memberi perhatian khusus pada karyawan. Menjaga agar karyawan puas dan nyaman dengan karir mereka harus menjadi prioritas utama bagi setiap perusahaan.

OUTBOUND LEADERS juga mengatakan, karyawan tidak hanya ingin gaji dan benefit yang memuaskan, mereka juga ingin di hargai atas pekerjaan yang mereka lakukan, diperlakukan adil, memegang tanggung jawab, memiliki kesempatan untuk berkembang dalam karirnya, dan kesempatan untuk terlibat secara lebih signifikan dalam sebuah perusahaan. Pengakuan dan penghargaan yang diberi oleh perusahaan kepada karyawan memerankan peran penting dalam unit kerja untuk mempertahankan karyawan. Dengan adanya penghargaan dan pengakuan, mereka merasa bahwa kontribusi mereka dihargai dan kualitas diri mereka diakui.

OUTBOUND LEADERS selalu mengingatkan bahwa karyawan tidak selalu mengharapkan penghargaan dalam bentuk uang, tetapi mereka juga mengharapkan kebutuhan rekreasi atau refreshing. Setiap orang ingin menjadi bagian dari organisasi atau grup yang sukses. Adalah hal yang penting bagi perusahaan untuk menetapkan tujuan dan merayakan keberhasilan dari pencapaian tujuan tersebut secara berkelanjutan. Karena itu adalah bentuk penghargaan perusahaan terhadap seluruh karyawannya. Setiap karyawan merasa mereka mendapatkan keuntungan dari adanya kegiatan itu seperti outing , outbound maupun pelatihan.

OUTBOUND LEADERS mengatakan beberapa bentuk kurangnya perhatian perusahaan dalam memberi respek pada karyawan:
a. Kurang menghargai kemampuan dan privacy atau kehidupan pribadi karyawan. Jarang sekali menunjukkan ekspresi kekaguman akan kepribadian dan prestasi karyawan.
b .Perusahaan menganggap karyawan sebagai anak kecil dimana Ia memberi pengarahan dan supervisi yang berlebihan.
c. Kurang memberi otonomi kepada karyawan dalam proses pengambilan keputusan. Sementara jika karyawan melakukan inisiatif dan kreatifitas, perusahaan segan menghargainya dan menganggap bahwa apa yang dilakukan karyawan tersebut memang sudah semestinya. Padahal, setiap individu menempatkan penghargaan sebagai salah satu kebutuhan psikologisnya dalam bentuk harga diri dan aktualisasi diri.
d. Perusahaan enggan memaafkan karyawan yang berbuat salah. Memberi teguran keras tetapi tidak diikuti dengan penjelasan dimana letak kesalahan karyawan.
e. Perusahaan tidak memberikan kegiatan refreshing atau rekreasi seperti outing, outbound maupun pelatihan kepada karyawan .

Maka OUTBOUND LEADERS menawarkan kepada perusahaan untuk kegiatan outing, outbound dan pelatihan seperti :
1. kegiatan outing perusahaan di bogor, outing perusahaan di puncak, outing di bandung dan lain - lainnya
2. kegiatan outbound perusahaan di puncak, outbound di bogor, outbound di bandung dan lain - lainnya 
3. kegiatan pelatihan atau training perusahaan di bogorpelatihan atau training di puncak, pelatihan atau training di bandung dan lain -lainnya.

Oleh karena itu, untuk menjadi perusahaan yang berhasil, perusahaan harus memperhatikan karyawannya. Konsep bahwa keuntungan adalah hal yang paling penting bagi perusahaan dan karyawan hanyalah sebagian kecil dari perusahaan harus di ubah. Perusahaan harus menaruh perhatian khusus untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi karyawan. Penghargaan dalam bentuk uang bukan satu-satunya yang diinginkan oleh karyawan, melainkan penghargaan akan diri dan hasil kerja mereka. Perusahaan yang baik juga harus memberi respek kepada karyawannya karena tidak dapat dipungkiri bahwa mereka membutuhkan satu sama lain.